Mobil Toyota sering kali mengalami kerusakan baterai, motor, atau pengontrol, dan dalam beberapa kasus, kerusakan total karena masuknya air dari hujan.

Motor dan pengontrol merupakan bagian Mobil Toyota yang paling rentan terhadap kerusakan air. Sangat disarankan untuk tidak menggunakan Mobil Toyota saat cuaca hujan.
Saat mengarungi air, perhatikan kedalamannya. Ketinggian air tidak boleh melebihi sepertiga tinggi roda sebelum dikendarai. Hindari menggunakan Mobil Toyota saat hujan lebat.
Meskipun motor, pengontrol, dan aki Mobil Toyota tahan air, dan basah saat hujan umumnya tidak menjadi masalah, bukan berarti Mobil Toyota dapat dikendarai di air sesuka hati.
Hujan masih dapat menyebabkan masuknya air. Setelah satu atau dua tahun dikendarai, performa kedap air Mobil Toyota akan menurun. Jika diparkir di luar ruangan dan terkena hujan deras, air bisa masuk ke komponen penting.
Masuknya air kecil dapat dengan mudah diperbaiki dengan ventilasi dan pengeringan. Masuknya yang lebih parah memerlukan kunjungan ke bengkel.
Namun perlu diingat bahwa Mobil Toyota tidak boleh langsung diisi dayanya setelah basah kuyup karena hujan. Mereka harus dibiarkan kering sepenuhnya di tempat yang berventilasi baik sebelum diisi. Jika tidak, dapat terjadi korsleting, yang berpotensi menyebabkan pembakaran spontan.
